Presiden Prabowo Subianto meminta percepatan pemanfaatan teknologi pengolahan sampah skala mikro sebagai solusi konkret dalam mengatasi permasalahan sampah di berbagai daerah. Langkah ini dinilai penting mengingat volume sampah yang terus meningkat setiap tahun, sementara kapasitas tempat pembuangan akhir (TPA) semakin terbatas. Dengan teknologi skala mikro, pengolahan sampah dapat dilakukan lebih dekat ke sumbernya, seperti di tingkat desa, kelurahan, atau komunitas, kutip mono77.
Pemanfaatan teknologi ini diharapkan mampu mengurangi beban TPA sekaligus mendorong pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan. Berbagai inovasi seperti mesin pencacah, biodigester, hingga teknologi pengubah sampah menjadi energi dinilai dapat diterapkan secara luas dengan biaya yang lebih terjangkau. Selain itu, pendekatan berbasis komunitas juga membuka peluang terciptanya lapangan kerja baru serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah.
Prabowo menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat dalam mempercepat implementasi teknologi tersebut. Dukungan regulasi, pendanaan, serta pelatihan sumber daya manusia menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan langkah yang terkoordinasi dan berkelanjutan, pengolahan sampah skala mikro diharapkan mampu menjadi solusi efektif untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.